Update Berita Terbaru 2021

Sunday, August 1, 2021

Ingin Membangun Produk Digital Banking? Sekarang Saatnya!

August 01, 2021 Posted by mirajudin , , No comments

Transformasi bisnis ke ranah digital sudah bukan lagi pilihan. Tak terkecuali, untuk bisnis perbankan. Apalagi, Bank Indonesia (BI) sudah menetapkan lima visi percepatan digitalisasi keuangan, yang salah satunya tentang digital banking.

Inilah saat yang tepat untuk mewujudkan digital banking. Baik untuk memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah, maupun untuk mampu memenangkan persaingan dengan kompetitor.

Lalu, bagaimana cara mewujudkan digital banking yang baik? Dan kenapa Anda harus mempersiapkannya sekarang?

Kami akan membahasnya secara lengkap di artikel ini. Mulai dari pengertian, strategi transformasi digital hingga contoh suksesnya. Mari simak lebih lanjut.

Apa itu Digital Banking?

Digital banking adalah kegiatan perbankan yang diselenggarakan secara online menggunakan perangkat digital. Dengan transformasi digital ini, bisnis perbankan bisa berjalan tanpa hambatan waktu dan tempat.

Semua layanan perbankan bisa masuk dalam transformasi digital banking. Mulai dari penyediaan informasi, pembukaan rekening, sampai akses ke semua produk perbankan seperti tabungan,  kredit, deposito dan lainnya. 

Bank konvensional hanya mampu melakukan pembukaan rekening dengan walk-in (datang langsung). Sebab, verifikasi data nasabah perlu dipastikan akurat. Bahkan, ATM pun belum dilengkapi kemampuan tersebut. 

Selain itu, informasi produk yang dibutuhkan konsumen juga hanya bisa didapatkan dari petugas bank. ATM mungkin bisa menyediakan informasi melalui layar. Namun, jika diterapkan, justru akan menimbulkan antrian yang membuat penggunaan ATM menjadi tidak efektif. 

Belum lagi, jika nasabah ingin melakukan pengajuan kredit secara cepat dan aman. Mungkinkah bisa dilakukan melalui ATM? Tentu tidak mudah.

Nah, bank digital mampu menjawab semua tantangan tersebut. Nasabah bisa menjalankan semua transaksi perbankan apapun, kapanpun dan dimanapun dengan mudah.

Dengan kemudahan yang dijanjikan, tak heran kalau sudah mulai banyak bank nasional dan daerah yang melakukan transformasi digital. Sebut saja Bank Jateng dan BTPN. Sedangkan di luar negeri, ada Monzo.

Artinya, jika transformasi ke digital banking tidak menjadi prioritas, nasabah Anda bisa beralih ke kompetitor yang lebih dulu menerapkannya. 

Kenapa Produk Digital Banking itu Penting?

Inilah beberapa alasan pentingnya produk digital banking perlu diterapkan:

1. Semua Serba Online

Faktanya, saat ini banyak bank berlomba melakukan percepatan transformasi digital. Bahkan, data terbaru menyebutkan pertumbuhan aktivitas online di bank yang menerapkan digital banking bisa mencapai 88%. Luar biasa, ya?

Namun, yang melihat peluang ini bukan cuma bank saja. Fintech merupakan bisnis yang siap menjadi kompetitor perbankan. Mereka bahkan sudah memulai bisnis dengan full online. 

Di satu kesempatan, Sri Mulyani pernah mengatakan bahwa bisa Fintech akan menggantikan bank yang tidak segera berinovasi. Tidak mau kan itu terjadi pada bisnis Anda?

2. Bisa Diakses Kapan Saja

Tidak seperti bisnis konvensional, bisnis digital memungkinkan konsumen bisa dilayani 24 jam penuh. Selain itu, pembelian produk juga tidak perlu menunggu jam buka operasional. Digital banking menawarkan keuntungan yang sama.

Nasabah bisa melakukan transaksi perbankan kapan saja dengan sistem ini. Jadi, tidak perlu meluangkan waktu di jam operasional bank hanya untuk membuka rekening, misalnya.

Tidak hanya itu, nasabah bahkan tidak perlu menunggu hingga hari kerja. Semua kebutuhan transaksi bisa dilakukan secara realtime. Dengan demikian, semakin besar peluang nasabah melakukan transaksi yang menguntungkan bagi bisnis Anda.

3. Lebih Aman

Transaksi digital menjanjikan keamanan yang lebih baik untuk nasabah. Teknologi saat ini memungkinkan adanya enkripsi canggih untuk melindungi privasi nasabah setiap melakukan transaksi.

Selain itu, terdapat proteksi firewall yang berlapis untuk mencegah serangan hacker mengambil keuntungan. Artinya, dana nasabah terjamin aman.

Di sisi lain, nasabah tidak perlu mengambil uang secara tunai, seperti yang biasa dilakukan. Selain transfer akan lebih mudah secara online, bisa meminimalkan ancaman tindak kejahatan.

4. Menawarkan Banyak Kemudahan

Bagi pihak perbankan, digital banking menawarkan proses yang lebih sederhana. Baik dari sisi otorisasi maupun transaksi yang dilakukan. Dengan demikian, semua aktivitas bisa dilakukan lebih cepat.

Di sisi nasabah, mereka tidak perlu lagi antre di depan counter hanya untuk mendapat pelayanan. Semua layanan bisa diakses melalui website atau aplikasi yang disediakan.

Bahkan, jika pihak bank bekerja sama dengan berbagai merchant online, aktivitas belanja nasabah akan jauh lebih mudah.

5. Lebih Hemat Biaya

Salah satu keunggulan dari transformasi digital adalah efisiensi. Anda tak perlu lagi melakukan print out atau menyediakan formulir transaksi. Semua bisa dilakukan paperless.

Selain itu, karena semua layanan bisa dilakukan online, tak perlu bingung menambah kantor cabang untuk pelayanan yang banyak.

Bagi nasabah sendiri, hal ini akan lebih menghemat biaya. Sebab, tidak perlu datang ke kantor hanya untuk mendapatkan informasi yang bisa diakses secara online.

6. Menjanjikan Keuntungan Berlipat

Layanan digital banking sangat dibutuhkan saat ini, terutama untuk melakukan pembayaran online. Apalagi, dengan jumlah belanja online di Indonesia terus meningkat hingga 3,7 kali lipat, transaksi perbankan semakin sering terjadi.

Dengan demikian, jika bisnis Anda sudah menyediakan layanan digital, akan semakin besar peluang nasabah menggunakannya untuk bertransaksi online.

7. Disukai Nasabah

Konsumen kian melek teknologi. Dan, salah satu bisnis yang diharapkan menerapkan teknologi dengan baik adalah perbankan. Menurut survey Bain & Company, 80% konsumen lebih suka dengan bank yang menerapkan teknologi pada aktivitas bisnis mereka.

Selain itu, sebagian besar nasabah cenderung menggunakan layanan bank yang memberikan customer experience yang baik. Artinya, yang mampu memberikan kemudahan dan kenyamanan transaksi.

8. Siap untuk Mengelola Big Data

Salah satu peran teknologi adalah membantu Anda melakukan sesuatu dengan cepat dan tepat berdasarkan data. Digital banking memiliki kelebihan ini dibanding bank konvensional.

Pertama, Anda bisa mengetahui data transaksi dari nasabah dengan lebih lengkap. Baik dari jenis transaksi yang dilakukan maupun kebiasaan aktivitas online nasabah. Hal ini penting untuk bisa menawarkan promosi produk yang paling dibutuhkan mereka.

Kedua, Anda juga bisa menentukan strategi pengembangan bisnis dengan akurat. Dengan semua data sudah ada, Anda bisa merancang strategi pemasaran produk yang akan dilakukan. Atau, menentukan produk baru apa yang akan dikenalkan ke nasabah.

0 comments:

Post a Comment