Valentino Rossi Tidak Mau Masalahkan agresi Zarco-Iannone

Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi tak mempermasalahkan agresi rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco dan rider Suzuki Ecstar, Andrea Iannone dalam balapan supersengit MotoGP Australia pada hari Minggu (22/10), di mana ia sukses finis kedua, naik podium untuk pertama kali sejak patah kaki kanan akhir Agustus lalu.



Rossi yang start ketujuh, langsung merangsek ke posisi depan pada lap pertama, memperebutkan kemenangan dengan beberapa rider, di antaranya Marc Marquez, Maverick Vinales dan Jack Miller. The Doctor pun mengakui mendapat perlawanan paling sengit dari Zarco dan Iannone, berkali-kali menjalani aksi saling salip yang cukup berbahaya.

"Beginilah adanya. Terutama pada bagian akhir balapan, level agresi dan kontak benar-benar tinggi, apalagi ketika rider muda datang dari Moto2. Johann juga sangat, sangat agresif. Normalnya kami marah, tapi marah juga takkan mengubah apapun," ujar sang sembilan kali juara dunia dalam jumpa pers usai balap.

Rossi juga menyatakan bahwa agresi dan kontak sudah bagian dari dunia balap. "Inilah permainannya jika Anda ingin ikut bermain. Memang agak berbahaya, tapi beginilah keadaannya. Jika tak mau menerimanya, maka tinggal saja di rumah," ungkap rider Italia berusia 38 tahun ini.

Meski begitu, Rossi tak memungkiri bahwa melawan Zarco dan Iannone menghadirkan risiko lebih tinggi dibanding saat melawan rider lain. Ia juga teringat momen saat Iannone mengalahkannya pada lap terakhir MotoGP Australia pada 2015 lalu, dan bertekad untuk terhindar dari "kesialan" serupa.

"Saya memulai balapan dengan Jack dan Aleix Espargaro, tapi saya punya ritme yang baik, dan lalu saya harus bertarung dengan Johann dan Andrea. Mereka berdua adalah rider terburuk jika terlibat dalam pertarungan. Jadi saya mencoba semaksimal mungkin, juga saat melawan Johann dan Marc. Jadi ini balapan yang menyenangkan dan saya sangat menikmatinya," tutupnya.

0 Response to "Valentino Rossi Tidak Mau Masalahkan agresi Zarco-Iannone"

Posting Komentar